TPQ dan Madrasah Diniyah Miftahul Ulum memperingati Hari Santri Nasional
TPQ dan Madrasah Diniyah Miftahul Ulum menggelar peringatan Hari Santri Nasional dengan khidmat untuk mengenang dan meneladani jasa besar para ulama serta santri pejuang
Kehangatan dan rasa syukur menyelimuti keluarga besar TPQ dan Madrasah Diniyah (Madin) Miftahul Ulum. Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, seluruh santri, ustadz-ustadzah, hingga para orang tua/wali santri berkumpul bersama untuk mengenang kembali jasa-jasa besar para ulama dan santri yang telah berjuang demi Negeri Tercinta, Indonesia.
Acara diawali dengan pembacaan Istighosah, dilanjutkan dengan lantunan Surat Yasin dan Tahlil bersama. Suara lantunan doa menggema lembut, dipanjatkan khusus sebagai wujud rasa terima kasih dan kiriman doa bagi para pahlawan serta pejuang bangsa yang telah mendahului kita.
Suasana semakin khusyuk saat Pengasuh Lembaga, KH. Abdul Muis Ali, menyampaikan pesan hikmah Hari Santri. Dalam uraiannya yang menyejukkan hati, beliau mengingatkan bahwa kemerdekaan dan kedamaian yang kita nikmati hari ini tidak lepas dari tetesan keringat serta doa tulus para ulama dan santri di masa lalu.
Melalui momen kebersamaan ini, TPQ dan Madin Miftahul Ulum berharap semangat Hari Santri tidak berhenti hanya sebagai acara seremonial saja, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh santri untuk terus berakhlak mulia dan bangga menjadi bagian dari penerus perjuangan para ulama Indonesia.