Semarak Tahun Baru Islam, Santri Miftahul Ulum
Penggilingan Gelar Syiar Muharram dengan Iringan Angklung JAKARTA, TPQ-MADIN NEWS
Menyambut datangnya Tahun Baru Hijriah, TPQ dan Madrasah Diniyah (Madin) Miftahul Ulum menggelar rangkaian kegiatan "Syiar Muharram" yang meriah dan penuh makna pada Senin (15/6/2026). Acara yang berpusat di kawasan Penggilingan ini memadukan kekhusyukan ibadah dengan kelestarian budaya nusantara.
Rangkaian acara dimulai sejak sore hari dengan pembacaan doa akhir tahun menjelang Magrib, yang kemudian dilanjutkan dengan doa awal tahun. Melalui pembacaan doa bersama ini, para santri diajak untuk bermuhasabah (introspeksi diri) atas amalan di tahun lalu dan memohon keberkahan untuk tahun yang baru.
Suasana khidmat berlanjut pada malam harinya. Pengurus bersama para santri menjalankan tradisi meminum susu putih bersama. Tradisi ini memiliki makna filosofis sebagai simbol harapan agar lembaran hidup di tahun yang baru senantiasa bersih, suci, dan dipenuhi dengan kebaikan.
Puncak Acara: Pawai Syiar dan Harmoni Angklung
Puncak kemeriahan Syiar Muharram terjadi saat para santri, guru, dan wali murid menggelar pawai berkeliling di sekitar wilayah Penggilingan. Uniknya, pawai syiar kali ini diiringi oleh alunan musik tradisional angklung yang dimainkan secara rancak oleh para santri. Lantunan sholawat yang berpadu dengan harmoni angklung sukses menarik perhatian dan antusiasme warga sekitar.
"Kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan, tapi juga sarana edukasi bagi anak-anak untuk mencintai tahun baru Islam sekaligus melestarikan budaya lokal seperti angklung," ujar salah satu pengurus Madin Miftahul Ulum.
Melalui kegiatan ini, TPQ dan Madin Miftahul Ulum berharap dapat terus menanamkan nilai-nilai religiusitas yang kuat pada generasi muda, sekaligus membawa syiar Islam yang damai, kreatif, dan menggembirakan bagi masyarakat luas.